Laporan Posisi Keuangan

Laporan posisi keuangan sebagaimana dibahas dalam tulisan sebelumnya menggambarkan kekayaan dalam perusahaan yang dimiliki oleh kreditor atau investor perusahaan tersebut. Kekayaan tersebut dapat berupa:
  1. Aset Keuangan;
  2. Persediaan;
  3. Aset Tetap;
  4. Properti Investasi; dan/atau
  5. Aset Tak Berwujud.
Aset-aset ini dikelompokkan dalam dua kelompok besar yaitu aset lancar dan aset tidak lancar dengan pejelasan sebagai berikut:
  • Aset Lancar, adalah aset yang;
    • Masa manfaatnya tidak melebihi satu siklus operasi normal perusahaan;
    • Aset tersebut ditujukan untuk diperdagangkan; 
    • Masa manfaatnya tidak lebih dari dua belas bulan setelah tanggal laporan keuangan; atau
    • Kas atau setara kas yang tidak dibatasi penggunaanya.
  • Aset Tidak Lancar adalah aset-aset yang bukan merupakan aset lancar.
Serupa dengan Aset, bagian kreditor juga dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu liabilitas (hutang) jangka pendek dan jangka panjang yang serupa dengan aset. Informasi ini dapat dimanfaatkan oleh pembaca laporan keuangan untuk mengetahui seberapa besar aset lancar yang tersedia untuk membayar atau menyelesaikan hutang jangka pendek dan berapa besar aset yang tersedia untuk penyelesaiaan atau pembayaran hutang jangka panjang. Dengan informasi ini pembaca laporan keuangan dapat  mengidentifikasi secara dini kemungkinan adanya kegagalan bayar atas kewajiban kepada kreditor perusahaan.

Informasi lain yang dapat diperoleh dalam laporan ini adalah jumlah yang dimiliki oleh investor baik investor yang memegang kendali atas perusahaan tersebut maupun investor yang tidak memiliki pengendalian atas perusahaan tersebut. 

Komentar