Dalam melakukan analisis atas laporan keuangan bagian paling signifikan nilainya di sisi aset pada umumnya berupa Aset Tetap. Oleh karena itu ada baiknya kita memahami lebih dalam mengenai bagaiman aset ini disajikan, kapan ia mulai dicatat, dan hal-hal lain terkait dengan informasi yang bermanfaat untuk memahami aset tetap yang dimiliki oleh suatu perusahaan.
Definisi dan Kriteria
Sebelum mengulas lebih jauh ada baiknya kita definisi atau kriteria umum yang menentukan suatu aset merupakan aset tetap sebagai berikut:
Definisi dan Kriteria
Sebelum mengulas lebih jauh ada baiknya kita definisi atau kriteria umum yang menentukan suatu aset merupakan aset tetap sebagai berikut:
- Aset tersebut merupakan aset berwujud, kriteria ini untuk membedakan dengan aset tak berwujud;
- Aset tersebut dimiliki untuk tujuan sebagai berikut:
- Untuk digunakan dalam proses produksi atau penyediaan barang atau jasa;
- Untuk direntalkan pada piak lain,
- Utuk tujuan administratif
- Kriteria ini untuk membedakan dengan properti investasi
- Diperkirakan dapat digunakan selama lebih dari satu periode, kriteria ini untuk membedakan dengan beban dimana kalau beban diperkirakan masa manfaatnya kurang dari satu periode (satu tahun).
Pengakuan
Proses pengakuan terkait dengan kapan suatu aset dicatat dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Suatu aset dapat dicatat dalam laporan keuangan suatu perusahaa manakala 3 hal sebagai berikut terpenuhi:
Proses pengakuan terkait dengan kapan suatu aset dicatat dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Suatu aset dapat dicatat dalam laporan keuangan suatu perusahaa manakala 3 hal sebagai berikut terpenuhi:
- Terdapat manfaat ekonomis dimasa mendatang lebih dari satu periode dari aset tersebut;
- Perusahaan akan memperoleh manfaat ekonomis tersebut;
- Biaya perolehan ase tersebut dapat diukur dengan andal.
Komentar
Posting Komentar